Perjalanan Sandra Dini dalam bidang kepengacaraan dan advokasi dimulai sejak SMA saat ia banyak membaca buku-buku hukum dan misteri antara lain karya John Grisham dan Agatha Christie.  Ia pun memaku tekadnya untuk belajar hukum hingga meraih gelar S1 Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada tahun 2004.   Sandra Dini bergabung sebagai pengajar Hukum Acara di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dari tahun 2005 hingga tahun 2014.  Pada tahun 2008, ia menyelesaikan pendidikan Master 2 di bidang Regulasi Internasional dan Eropa di IDPD, Université Côte d’Azur, Perancis.

Sandra Dini berpengalaman sebagai pembicara di berbagai seminar nasional dan internasional, antara lain: Conference of the Draft of Civil Procedure Law berjudul How Small Claim Court Could be Incorporated in the Draft Law of Indonesia di hotel Inna Garuda, Yogyakarta pada Juni 2012 dan pembicara pada Intensive Law Course on Indonesian Law pada Januari 2014 di Casuarina Campus, Charles Darwin University, Australia.

Sandra Dini juga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan pelatihan-pelatihan di bidang hukum antara lain: Course on Oil and Gas Contract and Law kerja sama antara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dengan Total Professeur Associes Perancis and Total E&P Indonésie pada Maret 2010, Diklat kerja sama antara Magister Hukum Universitas Gadjah Mada dengan Pusdiklat BPK RI pada kurun waktu 2010 hingga 2013, dan Pelatihan Divisi Hukum Pada Pelayanan Kesehatan pada tahun 2019.

Setelah memperoleh lisensi sebagai advokat di Indonesia, Sandra Dini menjalankan praktik di bidang kepengacaraan dengan bergabung di salah satu kantor hukum terkemuka di Yogyakarta dan telah menangani berbagai permasalahan hukum terkait:

  • Permasalahan hukum bisnis
  • Waralaba
  • Apotek
  • Rumah sakit
  • Sengketa perjanjian
  • Kekayaan Intelektual
  • Pidana
  • Pertanahan
  • Perlindungan Konsumen
  • Sengketa finansial & Perbankan
  • Pembebasan lahan di bidang pertambangan

Sandra Dini merupakan mediator bersertifikat sejak September 2014.   Pengalamannya sebagai akademisi dan peneliti menempa kemampuannya untuk melakukan pendampingan dan advokasi hukum dengan analisis yang mendalam dan komprehensif.

Di balik penampilannya yang ‘lowkey’ dan terkesan serius, Sandra Dini pernah bergabung dengan kegiatan mahasiswa seni teater dan musik selama kuliah di Universitas Gadjah Mada sehingga ia terbentuk menjadi sosok yang kritis, disiplin, berpandangan luas dan menghargai sudut pandang yang berbeda.  Sandra Dini menghabiskan waktu senggangnya dengan bermusik dan bermain tenis, hal mana mendorongnya untuk memiliki perhatian khusus pada permasalahan hukum yang muncul di bidang seni dan pertunjukan serta hukum olahraga (sports law).

Spesialisasi: Hukum kesehatan/kedokteran, ADR (alternatif penyelesaian sengketa), Litigasi, Hukum Perdata & Hukum Bisnis, Sports Law.